April 8, 2013

English Grammar: Belajar Bahasa Inggris



English Grammar: Belajar Bahasa Inggris


Ilustrasi english grammar

Pada awal pengajaran bahasa Inggris di Indonesia, guru-guru bahasa Inggris memulai pelajaran dengan menumpahkan segala aturan dalam English grammar. Hasilnya adalah para peserta didik tak mempunyai ketrampilan berbicara dan parahnya adalah rasa malu dan takut salah sebagai akibat dari begitu banyaknya aturan English grammar yang sudah mereka ketahui sebelumnya.
Mulai dari Speaking

Menyadari pentingnya bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi, mulailah pengajaran bahasa Inggris berawal dari percakapan (Speaking). Pada level-level elementary atau basic, pemberian pengetahuan tentang grammar disesuaikan dengan topik dan tidak berdiri sendiri. Hal ini agar peserta didik tahu bahwa grammar itu adalah bagian dari komunikasi.

Bukan pelajaran terpisah yang harus dipelajari secara khusus juga. Nanti pada tingkatan tertentu, peserta didik pada akhirnya akan tahu dan sadar bahwa grammar harus dilatih. Pada saat itulah guru bisa memberikan pengetahuan tentang grammar lebih banyak.
Bukankah banyak strategi komunikasi yang tidak banyak menuntut menggunakan grammar yang tepat. Asalkan lawan bicara paham apa yang dimaksud, itu artinya komunikasi berjalan lancar. Memang pada tingkatan dan forum tertentu, para pembicara dituntut untuk menggunakan bahasa Inggris yang baik dan benar untuk menjaga kredibilitas diri.

Nah, pada tataran inilah penggunaan grammar yang benar dituntut. Tapi pencapaian ini diraih setelah belajar, berlatih, dan menggunakan bahasa Inggris dalam kurun waktu yang cukup lama.
Bahasa Lisan dan Bahasa Tulisan
Sekali lagi bahwa pada tataran komunikasi sehari-hari, penggunaan bahasa lisan di tengah masyarakat yang ingin belajar bahasa Inggris, tidak terlalu dituntut menggunakan grammar yang tepat dan benar. Asalkan pesan yang disampaikan sudah dimengerti, maka komunikasi itu sudah berjalan. Misalnya:

A    : Where to?
B    : Market.
A    : Alone?
B    : With my dog.
A    : May I?
B    : OK.

Contoh percakapan di atas biasa terdengar sehari-hari. Kedua pembicara tak harus menggunakan kalimat lengkap dengan grammar yang tepat, seperti, “May I know where you want to go?” atau “I am going to market,” dan seterusnya. Ini menunjukkan bahwa bahasa lisan sehari-hari tak harus menggunakan grammar yang tepat.

Lain lagi dengan bahasa tulisan. Bahasa tulisan menuntut penggunaan grammar yang baik terutama untuk Tense. Bila Tense yang dipakai salah, maka arti kalimat itu pun salah. Oleh karena itu, pada level awal, keterampilan menulis diberikan masih sangat terbatas.

Hal ini agar peserta didik tidak stres dan tidak frustasi. Nanti ketika mereka sudah berada di level tinggi, mereka dituntut untuk lebih akurat dalam penggunaan grammar.
Penilaian
Penilaian dalam ujian pun berbeda. Pada saat peserta didik berada di level awal, yang lebih dinilai adalah fluency (kelancaran). Yang penting mereka berani berbicara dan mampu mengungkapkan pesan dan maksud pembicaraan secara sederhana. Tapi ketika berada di level tinggi, yang dinilai lebih pada accuracy (ketepatan) grammar.

Memang terkadang grammar dianggap sebagai sebuah hal yang paling menyulitkan di dalam pembelajaran bahasa Inggris. Hal ini bisa terjadi karena memang di dalam grammar bahasa Inggris terdapat banyak rumus kalimatnya.

English Grammar – Mengenal Verb

Setelah penulis jelaskan bahwa english grammar menjadi penting ketika menjaga kredibilitas diri, maka penulis pun ingin mengurai sedikit tentang english grammar dasar, yaitu Verb

Dalam kajian linguistik, kata kerja menjadi masalah yang paling sentral. Dalam english grammar, kata kerja menjadi unsur yang sangat penting karena hampir semua kalimat selalu dimaknai dengan kata kerja. Bahkan, jika ada kalimat tak memiliki kata kerja, maka mesti dicarikan bantunya sebgai ganti dari kata kerja. Bentu bantu tersebut sering dikenal atau di sebut dengan nama ‘to be’ atau auxiliary verb yang berupa modalitas.

Bentuk-Bentuk Verb yang umumnya dijelaskan dalam buku-buku tata bahasa Inggris adalah:

  • Base form (bentuk dasar). Contohnya: drink, eat, learn, cut
  • Verb present. Contohnya: drinks, eats (untuk subyek: he she dan It). Sedangkan drink, eat (untuk subyek: you, me dan they)
  • Verb “ing”. Contohnya: drinking, eating, learning dan putting.
  • Verb past. Contohnya: drank, ate, learned, put
  • Verb past participle. Contohnya: drunk, aeaten, learned, put
  • Infinitive with “to”. Contohnya: to drink, to eat, to learn, to put.

Di dalam beberapa buku tata bahasa Inggris, verb terbagi kepada dua:

1. Reguler verb

Yang dimaksud dengan reguler verb adalah perubahan kata kerja yang mengikuti peraturan normal. Yaitu, dengan melakukan penambahan pada “d” atau “ed” pada kerja bentuk pertama sehingga menjadi kata kerja bentuk kedua (past tense) dan ketiga (past participle).

Dengan bahasa yang lebih sederhana, kata kerja beraturan adalah kata kerja yang mempunyai verb past sama bentuknya dengan verb past participle, yaitu stem ditambah sufiks “ed”.

Meski demikian, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam penambahan akhiran “ed” maupun “d” di dalam kalimat. Yaitu:

  • Untuk membentuk past tense dan past participle dengan menambah akhiran “ed” pada kata kerja dasarnya. Contohnya:  disturb (stem)-disturbed (past tense)- disturbed (past participle).
  • Jika stemnya berakhiran huruf ‘e’ maka past tense dan past participlenya dibentuk dengan menambahkan “d” saja. Contohnya: believe (stem), believed (past tense), believed (past participle)
  • Jika infinitive-nya terdiri atas satu suku kata atau berakhiran dengan huruf mati (konsonan) yang diawali huruf hidup (vocal), maka past tense dan past participle-nya dibentuk dengan menggandakan konsonan akhir, selanjutnya ditambah akhiran “ed”. Contohnya: beg- begged-begged.
  • Jika infinitive-nya  bersuku kata lebih dari satu dan berakhiran dengan huruf mati (konsonan) yang didahului oleh huruf vokal, tetapi tekanan pengucapannya jatuh pada suku kata terakhir, maka huruf akhirnya digandakan, kemudian ditambah “ed”. Contohnya: admit-admitted-admitted.
  • Jika infinitive-nya bersuku kata dua, yang berakhiran dengan huruf mati yang diawali oleh huruf hidup tetapi penekanan pengucapannya jatuh pada suku kata pertama, maka langsung ditembah “ed”. Misalnya: follow, followed, followed.
  • Jika Infinitivenya berakhiran huruf “I” yang diawali oleh huruf hidup, maka huruf “I” digandakan kemudian ditambah “ed”. Misal: cancel, cancelled, cancelled. Tetapi, jika berakhiran “I” dan didahului oleh dua huruf hidup, maka huruf “I” tidak digandakan, tetapi langusung ditambah “ed”. Misalnya: mail, mailed, mailed.
  • Jika infinitive-nya berakhiran dengan huruf “y” yang didahului oleh huruf mati, maka huruf “y” diganti dengan huruf “I”, kemudian ditambah dengan “ed”. Contohnya: Fry, Fried, Fried. Tetapi jika berakhiran huruf “y” dan didahului oleh huruf hidup maka huruf “y” tidak diubah, langsung ditambah “ed”. Misalnya: destroy, destroyed, destroyed.
  • Jika kata dasar atau infinitivenya berakhiran dengan huruf “c” yang diawali dengan huruf vocal, maka ditambah dengan huruf “k” dan diakhiri dengan “ed”. Misalnya: picnic, picniked, picniked.

2. Irregular verb

Irregular verb adalah kata kerja yang tidak mengikuti aturan, atau dapat dikatakan untuk membentuk past tense dan past participle-nya tidak ditambah “ed” maupun “d”. Artinya, Irregular verb ini mesti dihapal. Contohya: write, wrote, written.

Grammar English - Transitive Verb dan Intransitive Verb

Berdasarkan kebutuhan terhadap objek, verb dibedakan menjadi dua: Transitive dan intransitive. Berikut ini penjelasannya masing-masing.

  • Transitive verb

Transitive verb adalah kata kerja yang memerlukan objek untuk melengkapi pengertiannya. Dengan kata lain, kata kerja ini tak dapat berdiri sendiri tanpa ada noun atau pronoun sebagai objek. Misalnya: she made a cake. Kata kerja transitive umumnya hanya mempunya satu buah objek berupa:

    • Noun. Contohnya: I have planted the red rose
    • Pronoun. Contohnya: I will wait him
    • Infinitive. Contohnya: I read magazine
    • Gerund. Contohnya: He likes joking.
    • Phrase. Contohnya: The place where many people visit
    • Clause. Contohnya: I don’t know you want is only money.

Tetapi ada kata kerja transitif yang mempunyai dua objek. Contohnya: I give him some books.

  • Intransitive verb

Intransitive verb adalah kata kerja yang tidak memerlukan objek, karena memiliki pengertian lengkap dan kata kerjanya selalu berbentuk aktif (tidak memiliki bentuk pasif).Contohnya: She is jogging.

Inilah artikel sederhana yang ungensi english grammar dan paparan sederhana tentang tata bahasa inggris sepuar verb. Semoga bermanfaat  bagi sobat Ahira. 


source : http://www.anneahira.com/english-grammar.htm

No comments:

Post a Comment